NU

LP Ma'arif NU Ponorogo

What's Hot

LP Maarif NU Ponorogo
MAARIF NU Banner
Prof. Masdar Hilmy Teguhkan Komitmen Berkhidmah Pengurus PC LP Ma’arif NU Ponorogo – LP Maarif NU Ponorogo

Prof. Masdar Hilmy Teguhkan Komitmen Berkhidmah Pengurus PC LP Ma’arif NU Ponorogo

Ponorogo – Pengurus Cabang Lembaga Pendidikan (PC LP) Ma’arif Nahdlatul Ulama Ponorogo menggelar kegiatan Penguatan Komitmen Pengurus Cabang LP Ma’arif NU Ponorogo, Sabtu malam Ahad, 15 Agustus 2026. Kegiatan yang berlangsung di Aula PC LP Ma’arif NU Ponorogo, Jl. Sultan Agung No. 83, Kompleks Masjid NU Ponorogo, tersebut menjadi momentum silaturahmi, konsolidasi, sekaligus peneguhan semangat khidmah dalam memajukan pendidikan Ma’arif NU.

Hadir memberikan penguatan Ketua PW LP Ma’arif NU Jawa Timur, Prof. Masdar Hilmy, S.Ag., M.A., Ph.D., didampingi Sekretaris PW LP Ma’arif NU Jawa Timur, M. Fakhrul Irfan Syah, M.Sos., beserta rombongan. Turut hadir Prof. Dr. Hanun Asrohah, M.Ag., yang bersama jajaran PW LP Ma’arif NU Jawa Timur menjadi narasumber dalam diskusi mengenai berbagai persoalan dan dinamika lembaga pendidikan Ma’arif NU.

Kegiatan mengusung semangat “Memperkuat Komitmen, Meneguhkan Khidmah, Membangun Pendidikan Bermutu Berkarakter Ahlussunnah wal Jama’ah An-Nahdliyah.”

Imron Ahmadi Paparkan Profil 112 Lembaga Pendidikan

Acara dimulai pukul 19.30 WIB dan dipandu oleh Ust. Imron Ahmadi, S.Ag., Sekretaris PC LP Ma’arif NU Ponorogo. Mengawali rangkaian kegiatan, Imron menyampaikan profil dan kondisi lembaga pendidikan Ma’arif NU di Kabupaten Ponorogo.

Ia menjelaskan bahwa terdapat 112 lembaga pendidikan Ma’arif NU di Kabupaten Ponorogo, dengan rincian 85 lembaga di bawah naungan jam’iyah dan 27 lembaga di bawah naungan jamaah. Jumlah tersebut sekaligus menunjukkan besarnya potensi dan amanah yang harus didampingi oleh PC LP Ma’arif NU Ponorogo.

Ke depan, 112 lembaga tersebut akan mendapatkan pendampingan secara bertahap dan berkelanjutan sesuai kondisi dan kebutuhan masing-masing. Pendampingan diarahkan pada berbagai aspek pengembangan kelembagaan agar sekolah dan madrasah Ma’arif NU di Ponorogo terus tumbuh menjadi lembaga pendidikan yang semakin maju, bermutu, dan berkah.

Penguatan terhadap lembaga tidak dapat dilakukan sendiri. Karena itu, diperlukan keterlibatan seluruh jajaran pengurus sesuai bidang dan tanggung jawab masing-masing, disertai komunikasi serta sinergi yang kuat dengan sekolah dan madrasah yang berada dalam pendampingan LP Ma’arif NU.

Basuki: Terima Kasih PW LP Ma’arif NU Jawa Timur Berkenan Bersilaturahmi

Setelah pemaparan profil kelembagaan, kegiatan dilanjutkan dengan sambutan Ketua PC LP Ma’arif NU Ponorogo, Dr. Basuki, M.Ag.

Dalam sambutannya, Basuki menyampaikan selamat datang dan terima kasih kepada Prof. Masdar Hilmy, S.Ag., M.A., Ph.D., M. Fakhrul Irfan Syah, M.Sos., beserta rombongan PW LP Ma’arif NU Jawa Timur yang telah berkenan hadir dan bersilaturahmi dengan jajaran PC LP Ma’arif NU Ponorogo.

Ia menyampaikan bahwa kunjungan tersebut memiliki makna penting karena tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antara pengurus wilayah dan cabang, tetapi juga menjadi kesempatan bagi pengurus PC LP Ma’arif NU Ponorogo untuk belajar dan berbagi pengalaman dalam berkhidmah kepada Nahdlatul Ulama melalui jalur pendidikan.

Dengan amanah mendampingi 112 lembaga pendidikan, menurut Basuki, PC LP Ma’arif NU Ponorogo membutuhkan kekompakan dan komitmen seluruh jajaran pengurus. Struktur kepengurusan harus diterjemahkan menjadi kerja nyata yang dapat dirasakan manfaatnya oleh sekolah dan madrasah.

Karena itu, kehadiran PW LP Ma’arif NU Jawa Timur diharapkan dapat memberikan tambahan energi, wawasan, dan motivasi bagi pengurus cabang untuk menjalankan amanah organisasi dengan lebih baik. Sinergi antara pengurus wilayah, pengurus cabang, dan lembaga pendidikan menjadi modal penting untuk mengembangkan pendidikan Ma’arif NU di Ponorogo.

Prof. Masdar Hilmy: Berkhidmah Harus Menghadirkan Kemanfaatan dan Keberkahan

Memasuki acara inti, Prof. Masdar Hilmy, S.Ag., M.A., Ph.D. memberikan penguatan tentang komitmen dan makna berkhidmah melalui LP Ma’arif NU.

Dalam penguatannya, Prof. Masdar menekankan bahwa menjadi pengurus Ma’arif NU bukan sekadar tercantum dalam struktur organisasi. Kepengurusan merupakan amanah khidmah yang perlu diwujudkan melalui kesungguhan, keikhlasan, kebersamaan, serta kontribusi nyata dalam memajukan pendidikan NU.

Spirit khidmah tersebut dipertegas melalui pesan yang menjadi salah satu materi utama dalam kegiatan:

العِلْمُ بِالتَّعَلُّمِ، وَالْبَرَكَةُ بِالْخِدْمَةِ، وَالْمَنْفَعَةُ بِالطَّاعَةِ

“Ilmu diperoleh dengan belajar, keberkahan dengan khidmah/mengabdi, dan kemanfaatan dengan ketaatan.”

Pesan tersebut menempatkan ilmu, khidmah, keberkahan, dan kemanfaatan dalam satu kesatuan. Pengembangan pendidikan tentu membutuhkan ilmu dan profesionalitas, tetapi pengabdian di lingkungan Ma’arif NU juga harus memiliki orientasi kemanfaatan serta keberkahan.

Semangat tersebut semakin diperkuat dengan petikan dawuh Hadratussyekh KH. M. Hasyim Asy’ari yang menjadi pengingat spiritual bagi para pengurus:

مَنْ أَعَانَ نَهْضَةَ الْعُلَمَاءِ فَقَدْ دَخَلَ فِي دَعْوَتِي، وَمَنْ دَخَلَ فِي دَعْوَتِي وَجَبَتْ لَهُ دَعْوَتِي بِحُسْنِ الْخَاتِمَةِ

“Siapa yang mau membantu/mengurus NU, maka ia telah masuk dalam doaku. Dan siapa yang masuk dalam doaku, wajib baginya doa husnul khatimah.”

Dawuh tersebut memberikan pesan mendalam bahwa berkhidmah dan ikut mengurus NU merupakan amanah yang memiliki dimensi organisasi sekaligus spiritual. Bagi pengurus LP Ma’arif NU, khidmah tersebut diwujudkan melalui kepedulian dan kerja nyata untuk mengembangkan pendidikan.

Dalam konteks PC LP Ma’arif NU Ponorogo, semangat itu menjadi semakin penting karena terdapat 112 lembaga pendidikan yang perlu didampingi. Setiap pengurus memiliki ruang khidmah sesuai tugas, fungsi, dan bidangnya masing-masing. Komitmen tersebut pada akhirnya harus bermuara pada pelayanan dan pendampingan yang memberikan dampak nyata bagi kemajuan sekolah dan madrasah.

Diskusi Bersama Prof. Masdar, Fakhrul Irfan, dan Prof. Hanun Asrohah

Usai penguatan materi, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab mengenai berbagai persoalan serta dinamika lembaga pendidikan Ma’arif NU. Sesi ini berlangsung interaktif dengan menghadirkan Prof. Masdar Hilmy, S.Ag., M.A., Ph.D., M. Fakhrul Irfan Syah, M.Sos., dan Prof. Dr. Hanun Asrohah, M.Ag. sebagai narasumber.

Forum tersebut memberikan kesempatan kepada jajaran PC LP Ma’arif NU Ponorogo untuk berdialog langsung mengenai berbagai persoalan yang ditemui dalam pengelolaan dan pendampingan lembaga pendidikan.

Diskusi berkembang pada dinamika kelembagaan Ma’arif NU, penguatan organisasi, tata kelola sekolah dan madrasah, peningkatan mutu pendidikan, pengembangan sumber daya manusia, serta pentingnya menjaga karakter pendidikan Ma’arif NU di tengah perubahan dan tantangan dunia pendidikan.

Para narasumber memberikan pandangan dan penguatan berdasarkan perspektif serta pengalaman masing-masing. Dialog yang berlangsung juga menjadi sarana bagi pengurus cabang untuk memperoleh wawasan yang lebih luas dalam menyikapi berbagai kondisi nyata yang dihadapi lembaga pendidikan.

Dengan karakter dan kondisi 112 lembaga yang beragam, pola pendampingan tentu memerlukan pemetaan kebutuhan dan strategi yang tepat. Karena itu, komunikasi dan kolaborasi antara PW LP Ma’arif NU Jawa Timur, PC LP Ma’arif NU Ponorogo, serta pengelola sekolah dan madrasah menjadi bagian penting dalam membangun tata kelola pendidikan Ma’arif NU yang semakin kuat.

Meneguhkan Khidmah untuk Ma’arif yang Maju, Bermutu, dan Berkah

Kegiatan penguatan komitmen tersebut tidak hanya menjadi forum konsolidasi organisasi, tetapi juga menjadi momentum bagi seluruh jajaran PC LP Ma’arif NU Ponorogo untuk meneguhkan kembali niat berkhidmah.

Mengurus Ma’arif berarti mengambil bagian dalam mengurus pendidikan dan masa depan generasi NU. Karena itu, setiap amanah dalam kepengurusan diharapkan dapat diwujudkan melalui program, pelayanan, pendampingan, dan kerja nyata yang memberikan manfaat bagi lembaga pendidikan.

Melalui silaturahmi dan penguatan dari PW LP Ma’arif NU Jawa Timur ini, PC LP Ma’arif NU Ponorogo meneguhkan ikhtiar untuk mendampingi 112 lembaga pendidikan secara bertahap dan berkelanjutan. Sinergi antara wilayah, cabang, sekolah, dan madrasah diharapkan semakin kokoh untuk mewujudkan lembaga pendidikan Ma’arif NU yang maju, bermutu, berkarakter Ahlussunnah wal Jama’ah An-Nahdliyah, serta membawa kemanfaatan dan keberkahan bagi umat dan masyarakat

Share:

Facebook
Twitter
Pinterest
LinkedIn

Tinggalkan Balasan

NU

LP Ma'arif Ponorogo

Mantap (mandiri, afirmatif, nirlaba, transformatif, adaptif, dan profesional)

Must Read

©2024- All Right Reserved. Designed and Developed by  LP-Maarif NU Ponorogo