NU

LP Ma'arif NU Ponorogo

What's Hot

LP Maarif NU Ponorogo
MAARIF NU Banner
PC LP Ma’arif NU Ponorogo Jadi Tuan Rumah Silaturahim dan Diskusi Peningkatan Pendidikan Ma’arif NU se-Mataraman – LP Maarif NU Ponorogo

PC LP Ma’arif NU Ponorogo Jadi Tuan Rumah Silaturahim dan Diskusi Peningkatan Pendidikan Ma’arif NU se-Mataraman

PONOROGO – Pengurus Cabang Lembaga Pendidikan (PC LP) Ma’arif Nahdlatul Ulama Kabupaten Ponorogo mendapat kepercayaan dari PW LP Ma’arif NU Jawa Timur menjadi tuan rumah kegiatan “Silaturahim & Diskusi Peningkatan Pendidikan Ma’arif NU PW LP Ma’arif NU Jawa Timur se-Mataraman”, Ahad, 16 Agustus 2026.

Kegiatan yang juga menjadi momentum “Sambung Roso Ma’arif Mataraman” tersebut menjadi forum silaturahim, konsolidasi, koordinasi, dan diskusi bersama dalam rangka memperkuat sinergi serta meningkatkan mutu pendidikan di lingkungan LP Ma’arif NU, khususnya di wilayah Mataraman Jawa Timur.

Kegiatan diikuti oleh Ketua dan Sekretaris PC LP Ma’arif NU dari 11 kabupaten/kota se-Mataraman, yaitu Kabupaten Ponorogo, Kabupaten Ngawi, Kabupaten Magetan, Kabupaten Madiun, Kota Madiun, Kabupaten Nganjuk, Kabupaten Kediri, Kota Kediri, Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Trenggalek, dan Kabupaten Pacitan.

PCNU Ponorogo Sambut Peserta se-Mataraman

Rangkaian acara dipandu oleh M. Fakhrul Irfan Syah, M.Sos., Sekretaris PW LP Ma’arif NU Jawa Timur. Selanjutnya, sambutan tuan rumah disampaikan oleh Dr. Idam Mustofa, M.Pd., Ketua PCNU Ponorogo yang didampingi oleh H. Agus Nasruddin, ST. (Sekrearis PCNU Ponorogo). 

Dalam sambutannya, Idam Mustofa menyampaikan terima kasih kepada PW LP Ma’arif NU Jawa Timur yang telah memberikan kepercayaan kepada PC LP Ma’arif NU Ponorogo sebagai tuan rumah kegiatan Sambung Roso Ma’arif Mataraman.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh Ketua dan Sekretaris PC LP Ma’arif NU se-Mataraman yang telah hadir di Ponorogo untuk bersama-sama berbagi pengalaman, pemikiran, persoalan, serta gagasan dalam rangka memajukan pendidikan Ma’arif NU.

“Atas nama tuan rumah, kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya, khususnya kepada PW LP Ma’arif NU Jawa Timur, atas kepercayaan yang diberikan kepada PC LP Ma’arif NU Ponorogo untuk menjadi tuan rumah kegiatan Sambung Roso Ma’arif Mataraman,” ungkapnya.

Atas nama tuan rumah, ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama penyambutan, pelayanan, penyediaan tempat, maupun berlangsungnya kegiatan masih terdapat kekurangan dan kekhilafan, baik yang disadari maupun yang tidak disadari.

Menurutnya, Sambung Roso Ma’arif Mataraman diharapkan tidak berhenti sebagai forum pertemuan dan diskusi. Kegiatan tersebut harus menjadi sarana memperkuat silaturahim, konsolidasi, dan sinergi antarpengurus dalam ikhtiar bersama meningkatkan mutu lembaga pendidikan Ma’arif NU.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua PCNU Ponorogo juga menyampaikan pola kerja yang dikembangkan di lingkungan PCNU Ponorogo melalui semangat RKT: Rukun, Kompak, dan Transparan. Semangat tersebut menjadi bagian penting dalam membangun kekuatan organisasi melalui kebersamaan, kekompakan, keterbukaan, serta tanggung jawab dalam menjalankan amanah organisasi.

Di akhir sambutannya, Dr. Idam Mustofa, M.Pd. menyerahkan buku Sejarah NU Ponorogo kepada Prof. Dr. Hanun Asrohah, M.Ag. sebagai bentuk penghormatan sekaligus ikhtiar merawat dokumentasi dan khazanah sejarah perjuangan Nahdlatul Ulama di Kabupaten Ponorogo.

Rangkaian pembukaan kemudian diakhiri dengan doa yang dipimpin oleh Plt. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ponorogo yang sekaligus merupakan Wakil Ketua PC LP Ma’arif NU Ponorogo.

Prof. Masdar Hilmy: Jaga Amanah Kiai dan Bangun Kebanggaan sebagai Warga Ma’arif NU

Memasuki acara inti, pengarahan dan penguatan disampaikan oleh Ketua PW LP Ma’arif NU Jawa Timur, Prof. Masdar Hilmy, S.Ag., M.A., Ph.D.

Dalam arahannya, Prof. Masdar menekankan bahwa menjadi pengurus LP Ma’arif NU merupakan sebuah amanah dan medan khidmah. Karena itu, pengurus PC LP Ma’arif NU di setiap kabupaten/kota harus menjaga amanah yang telah diberikan oleh para kiai serta jajaran Syuriyah dan Tanfidziyah PCNU di daerah masing-masing.

Amanah tersebut harus diwujudkan melalui kesungguhan dalam mengelola dan mengembangkan pendidikan Ma’arif NU. Menurutnya, khidmah di bidang pendidikan bukan hanya persoalan menjalankan program organisasi, tetapi juga bagian dari meneruskan perjuangan para ulama dan kiai NU dalam mencerdaskan kehidupan umat.

Prof. Masdar juga menekankan pentingnya menumbuhkan rasa bangga sebagai warga NU dan warga Ma’arif NU. Kebanggaan tersebut perlu ditanamkan kepada seluruh pengurus, kepala sekolah/madrasah, guru, tenaga kependidikan, hingga peserta didik di lingkungan lembaga pendidikan Ma’arif NU.

Salah satu aspek yang mendapatkan perhatian khusus adalah penguatan ideologi Ahlussunnah wal Jama’ah (Aswaja) dan Ke-NU-an. Penguatan tersebut harus terus dikawal secara sistematis dan berkelanjutan, termasuk melalui pembelajaran mata pelajaran Aswaja dan Ke-NU-an kepada peserta didik.

Menurutnya, penguatan Aswaja dan Ke-NU-an membutuhkan sinergi yang kuat antara PW LP Ma’arif NU Jawa Timur, PC LP Ma’arif NU kabupaten/kota, serta satuan pendidikan Ma’arif NU. Dengan demikian, lembaga pendidikan Ma’arif tidak hanya unggul dalam mutu akademik, tetapi juga memiliki karakter dan identitas ke-NU-an yang kuat.

Diskusi Peningkatan Mutu Pendidikan Ma’arif NU

Setelah pengarahan Ketua PW LP Ma’arif NU Jawa Timur, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Forum berlangsung dinamis dengan membahas berbagai persoalan, tantangan, serta program strategis untuk meningkatkan kualitas tata kelola dan mutu pendidikan Ma’arif NU di Jawa Timur.

Beberapa isu strategis yang menjadi pembahasan meliputi penguatan dan pemutakhiran data lembaga berbasis web, pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA), Ujian Akhir Ma’arif Nahdlatul Ulama (UAMNU), BPPPMNU, peningkatan mutu kepala sekolah/madrasah dan guru, serta penguatan koordinasi dengan berbagai pihak yang terkait dengan penyelenggaraan dan peningkatan mutu pendidikan.

Forum tersebut juga menjadi ruang bagi masing-masing PC LP Ma’arif NU se-Mataraman untuk menyampaikan pengalaman, kondisi, tantangan, dan kebutuhan di daerahnya. Dengan karakteristik lembaga dan daerah yang beragam, koordinasi antara wilayah dan cabang dinilai penting agar berbagai kebijakan dan program peningkatan mutu dapat dilaksanakan secara efektif sesuai dengan kondisi masing-masing daerah.

Semangat yang dibangun dalam pertemuan tersebut adalah bahwa peningkatan kualitas pendidikan Ma’arif NU membutuhkan data yang kuat, tata kelola yang baik, sumber daya manusia yang berkualitas, ideologi Aswaja dan Ke-NU-an yang kokoh, serta sinergi organisasi yang berkelanjutan.

Hasil Diskusi Harus Ditindaklanjuti

Menutup seluruh rangkaian kegiatan, Prof. Masdar Hilmy, S.Ag., M.A., Ph.D. berharap berbagai gagasan, masukan, persoalan, dan kesepahaman yang muncul selama forum tidak berhenti pada diskusi.

Hasil pertemuan perlu segera ditindaklanjuti oleh masing-masing PC LP Ma’arif NU dengan mempertimbangkan kebutuhan, karakteristik, potensi, serta kondisi daerah masing-masing. Koordinasi dan komunikasi antara PW LP Ma’arif NU Jawa Timur dengan PC LP Ma’arif NU juga perlu terus diperkuat agar program-program peningkatan mutu dapat berjalan secara sinergis dan berkesinambungan.

Kegiatan Silaturahim & Diskusi Peningkatan Pendidikan Ma’arif NU se-Mataraman di Ponorogo tersebut akhirnya menjadi lebih dari sekadar pertemuan antarpengurus. Forum ini menjadi ruang sambung roso, sambung gagasan, sambung gerakan, dan sambung khidmah untuk memperkuat pendidikan Ma’arif NU.

Melalui kebersamaan tersebut, diharapkan seluruh pengurus LP Ma’arif NU semakin istiqamah menjaga amanah para kiai, memperkuat Aswaja dan Ke-NU-an, meningkatkan profesionalitas pengelolaan pendidikan, serta terus menghadirkan lembaga pendidikan Ma’arif NU yang bermutu dan memberikan kemaslahatan bagi umat.

Selamat berkhidmah. Semoga setiap langkah pengabdian melalui LP Ma’arif NU menjadi bagian dari perjuangan memajukan pendidikan, menjaga amanah para ulama, dan memberikan kemaslahatan sebesar-besarnya bagi umat.

Share:

Facebook
Twitter
Pinterest
LinkedIn

Tinggalkan Balasan

NU

LP Ma'arif Ponorogo

Mantap (mandiri, afirmatif, nirlaba, transformatif, adaptif, dan profesional)

Must Read

©2024- All Right Reserved. Designed and Developed by  LP-Maarif NU Ponorogo